October 25, 2009

Pilot berkelahi di ketinggian 30.000 kaki


NEW DELHI, KOMPAS.com — Pilot dan kopilot pesawat Indian Airlines Airbus A-320 terlibat baku hantam dengan dua anggota kru kabin (pria dan wanita) di ketinggian 30.000 kaki.
Coba bayangkan apa jadinya kalau kejadian seperti ini terjadi lagi.. kan bisa bahaya, apa pilotnya nggak dilatih dulu secara professional bagaimana cara bertingkah laku.

Seperti dilaporkan Times of India, aksi ini jelas membahayakan 106 penumpang dan melanggar norma keselamatan penerbangan. Pesawat itu dalam perjalanan dari Sharjah ke New Delhi via Lucknow, Sabtu (3/10).

Kru kabin menuduh pilot dan kopilot menggoda seorang wanita teman kerjanya berusia 24 tahun. Kru itu kemudian melaporkan terjadinya penganiayaan setelah pesawat mendarat di New Delhi.

Sebaliknya pilot menuduh kru itu melanggar keamanan penerbangan dan mengatakan tuduhan penganiayaan itu untuk melindungi temannya yang bersalah tersebut.

Air India membenarkan terjadi perkelahian dan memerintahkan penyelidikan. Para awak yang terlibat insiden itu kini dilarang terbang. Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil juga menyelidiki kasus ini.

October 24, 2009

sebanyak 24 pulau kecil di Indonesia telah lenyap


Tercatat sebanyak 24 pulau kecil di Indonesia telah lenyap, baik akibat kejadian alam, maupun ulah manusia. Namun, itu belum seberapa. Yang lebih mengkhawatirkan, 2.000 pulau lain di Tanah Air juga terancam tenggelam akibat dampak pemanasan global. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI Freddy Numberi saat menyampaikan kuliah umum di Universitas Widyatama (Utama) Bandung, Jumat (2/10). Acara kuliah umum ini dihadiri pula oleh Bupati Sorong Stepanus Malak dan civitas akademika Utama.

Freddy menyatakan, ke-24 pulau ini hilang akibat tsunami Aceh pada 2004, abrasi, dan kegiatan penambangan pasir yang tidak terkendali. Pulau-pulau ini di antaranya Pulau Gosong Sinjai di NAD akibat tsunami, Mioswekel di Papua akibat abrasi, dan Lereh di Kepulauan Riau akibat penambangan pasir. Pemanasan global, ucapnya, menjadi ancaman paling konkret dan berbahaya bagi pulau-pulau lain di Tanah Air.

Menurut analisis bersama Departemen Kelautan Perikanan RI dan PBB, pada tahun 2030, sekitar 2.000 pulau kecil di Indonesia akan lenyap. "Saya punya list-nya, tetapi tidak bisa diungkapkan di sini," ujarnya. Dikatakan Freddy, kenaikan permukaan laut bisa mencapai lebih dari 2 meter jika tidak ada penanganan serius dalam menghentikan laju pemanasan global.

Tidak hanya di pulau-pulau kecil, dalam simulasi dampak perubahan iklim, sebagian wilayah pesisir utara Jakarta akan tenggelam. "Bandara Soekarno-Hatta pun akan tenggelam jika tidak ada upaya serius mengurangi laju pemanasan global. Percaya sama saya, adik-adik sekalian kalau masih hidup di masa itu suatu hari akan mengingat omongan saya ini," ujarnya.

Ancaman tenggelamnya pulau akibat kenaikan permukaan laut, ucapnya, bukanlah isapan jempol. "Sekarang, telah betul-betul terjadi," ucapnya memberikan contoh negara Kepulauan Kiribati dan Tuvalu. "Presiden Kiribati telah meminta warga dunia untuk menampung warganya karena 'negeri' mereka telah hilang," tuturnya. Warga-warga dari negara yang berada di Samudra Pasifik ini telah ditampung di Australia dan Selandia Baru.

October 22, 2009

Maksud Jahat Wanita di Balik Seks


detik.com,
Texas, Seks ternyata bisa jadi alat untuk balas dendam. Peneliti dari Amerika menemukan beberapa wanita disana melakukan seks untuk balas dendam dan menularkan penyakit seksual pada orang yang dibencinya.

Psikolog dari University of Texas melakukan suvei terhadap 1.000 orang wanita di seluruh dunia untuk mengatahui alasan apa saja yang membuat wanita ingin melakukan seks.

Ternyata hasilnya cukup mencengangkan. Beberapa wanita mengaku melakukan seks untuk balas dendam, menularkan penyakit seksual dan juga untuk berselingkuh.

Beberapa wanita yang punya maksud jahat di balik berhubungan seks disebutkan peneliti adalah wanita yang pernah dicampakkan, dikecewakan atau dipaksa melakukan seks dahulunya. Mereka kemudian melakukan aksi balas dendam pada pasangannya.

Peneliti juga menemukan beberapa maksud lain di balik seks wanita, yaitu para istri yang melakukan seks agar suaminya mau melakukan beberapa pekerjaan rumah tangga, seperti membuang sampah, menyiapkan makan atau membelikannya barang-barang mahal.

Seperti dikutip dari Time, Rabu (7/10/2009), beberapa alasan lainnya yang membuat wanita melakukan seks diantaranya yaitu tertarik secara fisik, untuk mendapatkan kepuasan dan kebahagiaan, menghilangkan stres, mengurangi berat badan, mengatasi insomnia, karena cinta atau hanya karena terangsang.

Namun berdasarkan survei tersebut, kebanyakan responden lebih tertarik melakukan seks karena faktor fisik yang atraktif seperti bertubuh tinggi, bahu bidang, berwajah simetris, rahang kuat dan suara dalam.

Meskipun faktor fisik menjadi pilihan terbanyak bagi wanita dalam melakukan seks, namun wanita selalu melakukan seks berdasarkan emosinya.

Wanita memang tidak bisa ditebak dan lebih kompleks dibanding pria. Beberapa teori menyebutkan bahwa kemampuan seks yang dimiliki seorang wanita adalah hasil turunan dari ibu, nenek dan keturunan wanita di atasnya.

Apapun alasannya, yang pasti seks harus tetap dilakukan atas dasar cinta. Melakukan seks untuk balas dendam adalah tindakan yang sangat tidak terpuji. Namun hal penting yang harus dicatat pria agar pasangan wanitanya mau melakukan seks adalah menjaga kebersihan badan, mulut, dan alat kelamin, karena wanita ingin melakukan seks dalam keaadaan bersih.

October 20, 2009

Siapa yang Lebih Jorok, Pria Atau Wanita?


detik.com
Arizona, Pria biasanya lebih cuek ketimbang wanita jika sudah menyangkut soal kebersihan. Tapi sebuah studi berkata lain. Meskipun pria cenderung kotor dan kurang memperhatikan masalah kebersihan, tapi hasil survei menunjukkan wanitalah yang lebih jorok. Kenapa?

Berdasarkan survei yang dilakukan di 113 kantor di 5 kota di Arizona, Amerika Serikat, peneliti menemukan bahwa wanita terutama wanita kantoran lebih banyak mengandung bakteri dan jamur pada mejanya ketimbang pria. Hal itu disebabkan karena wanita lebih banyak menyimpang barang-barang seperti makanan, alat make up, ponsel, dompet dan pernak-pernik lainnya.

Namun anehnya, bakteri MRSA,-- salah satu bakteri yang sangat ganas dan bisa makan dagung manusia,-- justru lebih banyak ditemukan pada tempat pria seperti pada telefon, mouse komputer dan bawah rak meja. Dr Gurba, salah seorang peneliti studi itu pun mengatakan masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya.

Kantor memang diketahui sebagai tempat yang paling banyak mengembangbiakkan bakteri. "Bakteri yang tertinggal di keyboard, mouse dan meja dapat berkembang 400 kali lebih banyak daripada bakteri di tempat duduk toilet. Hal itu dikarenakan meski toilet lebih kotor, tapi lebih sering dibersihkan dengan desinfektan," ujar Charles Gerba, mikroboilogis dari University of Arizona's Department of Soil, Water and Environmental Science seperti dikutip dari Wallstreet Journal, Senin (5/10/2009).

Studi yang didanai oleh sebuah perusahaan desinfektan, Procter & Gamble and Clorox pun menyebutkan tempat-tempat lain yang berisiko menjadi tempat berkembangbiaknya bakteri. "Risiko terbesar tempat bersarangnya bakteri adalah benda-benda atau ruangan yang paling banyak digunakan untuk beraktivitas," jelas Gerba.

Di rumah, dapur adalah ruangan yang paling banyak mengandung bakteri. Sebanyak 50 hingga 80 persen penyakit berasal dari rumah. Bakteri seperti E.Coli, Salmonella dan Campylobacter adalah jenis bakteri yang paling banyak ditemukan di dapur dan menyebabkan penyakit food borne illness. Penyakit itu menyerang hampir 76 juta orang setiap tahunnya, 300.000 diantaranya masuk rumah sakit dan 5.000 orang meninggal dunia.

Di kamar mandi, sikat gigi adalah barang yang senang dijadikan bakteri sebagai tempat perkembangbiakannya. Langkah terbaik untuk mencegah penularannya ke dalam mulut adalah mengganti sikat gigi setiap beberapa bulan sekali.

Dalam sebuah studi yang dilakukan Hygiene Council di Inggris menemukan bahwa sebanyak 12 persen permukaan yang terlihat bersih ternyata masih terkontaminasi bakteri.

"Jutaan orang menyentuh berbagai jenis benda tiap harinya, tidak ada yang tahu apakah benda itu bersih atau tidak dari bakteri. Beberapa orang tidak mengalami apa-apa, namun beberapa lainnya sering terkena sakit. Langkah terbaik untuk mengatasinya adalah dengan memiliki sistem imun tubuh yang baik dan ikutilah akal sehat Anda," ujar Gerba.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | belt buckles